02 Desember 2008
Masih Tentang Aku
01 Desember 2008
Cobaan-Mu
Silau menyorot mata saat pertama melihat
Kini mulai buram karena waktu yang memaksa
Dahulu kau tampak nyata di hadapanku
Namun, semuanya t’lah berlalu…
Hanya bersisa sebagai maya dalam ‘pandangan’-ku
Ayah….
Masih setia dan ‘
Apa yang pernah kau berikan
Kasih sayang dan ketulusan yang dulu pernah kau selimutkan
Kini terpendam bersama jasad yang telah usang
Namun, tetap ‘
Tersesat, terdampar, dan aku tersudut
Kala pertama kali kau pergi meninggalkanku
Tak sempat kusampaikan maafku!!
Tak sempat kusampaikan terimakasihku!!
Kemudian sesak memancing diri untuk berhenti bernafas walau hanya sesaat…
Ingin aku teriak…!!!
Dan ingin aku berontak atas ketidakadilan ini…!!!
Air mata berjalan melintasi pipi,
Jemari iba menutupi raut wajahku
Tuhan…
Apa yang akan Engkau berikan...?
Apa yang akan Engkau cobakan…?
Tak pernah aku tahu apa yang akan Engkau takdirkan…
Akupun hanya mampu kembali bersimpuh…
Dan bersujud di hadapan-Mu…
Takluk atas kuasa-Mu.
29 November 2008
HEY....!!!
Hey….!!!
Apa yang sedang kulakukan di sini…!?
Apakah aku hanya sekedar berjalan, berlari, dan kemudian menunggu mati…!?
Hey….!!!
Apa yang sedang kucari…..!?
Teman….????
Apakah orang yang hanya datang pada saat kita senang layak disebut teman..!!?
Apakah orang yang s’lalu meninggalkan kita saat kita membutuhkan layak disebut teman….!!!??
Hey….!!!
Apakah kita ini manusia….!?
Apakah teman itu juga manusia….!!?
Bukankah manusia adalah makhluk sosial….!?
Lalu kenapa kebanyakan dari kita selalu mengagungkan ego masing-masing…!!!?
Memuja ego demi kepentingannya sendiri…….BAJINGAN…….!!!
Realita yang kujumpai adalah banyak manusia yang memuja egonya…..BANGSAT…!!!
Hey….!!!
Benarkah kesemuanya itu….!!!!!!??
Hey….!!!
Siapapun juga, tolong beri aku,’si hina’ ini sebuah jawaban….!!!
Bahkan Tuhan sekalipun, aku juga butuh penjelasan-Mu….!!!
28 November 2008
Bimbangku dalam Sepi
Sepi...
yang kurasakan dalam hidupku kini.
Kucoba terbang.....
membelai angan.....,
dan memeluk angin......
namun aku justru terhempas pada naungan kegelapan.
Kudengarkan sayu langkah kaki pujangga muda dalam ketulianku...
menyisakan jejak serpihan hati yang terluka.
Kemudian…..kudengar cacian mencela terhadap 'dunia'...!
PERSETAN....!!!!
Persetan dengan kalian yang memuja keangkuhan..!!!
Persetan dengan kalian............
yang mengagung-agungkan kesempurnaan dalam wadah kemanusiaan..!!
Aku memberanikan diri 'tuk mendongak menatap langit senja
dari sisi kehinaanku......
Kemana indah jingga yang dulu pernah ada..!!?
Apakah tak 'kau' izinkan aku menatap kembali jinggamu..!!?
Ataukah aku harus memandangmu dengan 'kebutaanku'..!?
APA MAUMU........!!!!
hhhh..hhh..hh..
Kini.....sudah tak terlihat lagi punggungmu...
bahkan tak mampu lagi aku melihat ujung bayangmu...
Sekarang yang tersisa hanyalah sebuah kehampaan
Dan kebimbanganku memaksaku untuk terbenam, dalam kegelapan...
yang aku sendiri tak tahu kapan akan menemukan setitik cahaya syurga...
untuk membimbing arahku....
26 November 2008
Kenang-ku
Pandangan pertama kejutkan hati
Pesonamu lelapkan hariku dalam
Yang t’lah lama aku nantikan
‘Musim semi’ tiba sebarkan aroma wangi bunga
Mengajak merpati putih ‘tuk kepakkan sayapnya melukis angkasa
Dan menyiulkan nyanyian para dewa di istananya
Berhias cerahnya mentari fajar
Aku menengadah menatap langit
Teringat senyum yang pernah engkau berikan
Akan aku nanti…
Semampuku ‘25 November 2008
Omong Kosong
Sering aku dengar predikatnya
Pembicaraan tanpa isi..
Pembicaraan tanpa ada sisi logika
Melainkan hanyalah pembicaraan yang penuh dengan bualan
Akankah ada cahaya…
Bagi mereka..
Bagi diriku..
Dan bagi semuanya…
Agar tersadar akan segala sandiwara.
